Ikuti Epson Indonesia

Epson dalam Gaya! Printer Tekstil Mengubah Dunia Fesyen

Siaran Pers   •   Agt 11, 2016 03:11 GMT

Hello Istanbul!! Fashion Show by Kansai Yamamoto

Kejutan Besar, menurut Anda?

Tren gaya datang dan pergi; namun revolusi ini masih jauh dari jangkauan. Revolusi ini dilakukan untuk memperkuat dasar dunia fashion untuk selamanya.

Perubahan yang menggetarkan industri fesyen adalah digital textile printing (atau: Pencetakan tekstil digital)

Digital textile printing(atau:Pencetakan tekstil digital)menekan batasan dan membuka kesempatan baru bagi dunia fesyen apparel, aksesori dan furnitur. Dengan ini, para desainer diberikan kendali untuk mengikuti kreatifitas dan hanya dibatasi olehimajinasi desain mereka dan memungkinkan para desainer menuangkan ide-ide mereka diatas kain.

Proses ini menghasilkan kreatifitas desain, menjanjikan merek cerdas yang menonjolkan image mereka dan membantu para retailer memenuhi harapan pelanggan, membawa desain-desain fashion terbaru dari panggung catwalk ke retail pakaian jadi dalam waktu singkat. Digital textile printing(Atau: Pencetakan tekstil digital)memberikan gaya personal tersendiri yang diinginkan oleh para pelanggan.

Hanya dibatasi oleh imajinasi

Pada industri tradisional, desain-desain dicetak pada kain dengan menggunakan layar cetak – sutra – proses yang memakan banyak biaya dan membutuhkan tenaga kerja sepanjang prosesnya sehingga membuat produksi berlangsung berminggu-minggu hanya untuk satu pesanan saja.Para desainer dipaksa untuk dapat menuangkan ide-ide mereka pada kain jadi, dimana proses ini membutuhkan suatu desain untuk diukir pada layar oleh pengukir profesional dan membutuhkan ruang yang panjang sebelum proses cetak berputar atau flatbed berjalan.

Sebaliknya, digital textile printing (Atau: Pencetakan tekstil digital) memungkinkan kain dicetak dalam ukuran kecil. Dan desain tidak hanya garis-garis, titik-titik atau bunga seperti yang sering kita lihat, serta dicetak berulang pada garmen dengan warna yang terbatas. Saat ini desainer tekstil tidak memiliki hambatan berkreatifitas. Sudah menggunakan fotografi digital dan teknologi seperti photoshop dalam proses kreatif, para desainer juga bekerja dengan sumber materi seperti foto original, image (gambar) dengan hak ciptadan lukisan atau bahkan menciptakan desain baru untuk menghasilkan desain unik, mempesona yang bahkan dapat dianggap sebagai bentuk karya seni.

Dan tidak ada hambatan pada warna sepertipada tekstil cetak berwarna dengan rata-rata warna enam hingga paling banyak delapan warna. Dengan digital textile printing, boleh dikatakan tidak ada batasan jumlah warna yang dapat digunakan. Proses digital juga memberikan kebebasan bagi para desainer untuk bekerja dengan berbagai jenis kain, mulai dari jenis polyester,kain campuran katun, lycra, sutera, nylon dan bahan lainnya.

Musim fashion show baru-baru ini dan pajangan di toko pada umumnya menunjukkan bagaimana sebuah high-end brand menggunakan teknologi digital printing (atau: Percetakan digital). Sebagai contoh, desainer Helmut Lang menggunakan foto-foto mereka sendiri yang mungkin terdengar seperti inspirasi dari dinding subway dan cat dinding yang mengelupas, untuk menciptakan keunikan, desain abstrak atasan dan pakaian untuk koleksinya.

Selain antusias dari brand-brand fesyen terkenal, digital textile printing(Atau: Pencetakan tekstil digitaljuga memungkinkan para desainer melebarkan sayapnya dan membawa ide –ide mereka ke pasaran. Teknologi memberikan kesempatan luar biasa bagi para desainer berbakat di wilayah kita dan diseluruh dunia untuk dapat memperlihatkan kreatifitas – dan Epson sebagai pemimpin teknologi printing menawarkan dukungan yang signifikan.

Epson dalam Gaya

Desainer terkenal Kansai Yamamoto berkolaborasi dengan Epson untuk memperlihatkan kreasinya dalam mengkombinasikan desain tradisional Jepang dan gaya ultra-modern. Memperingati fashion show spektakulernya di tahun 2014 “HELLO ISTANBUL”, dia mengatakan “Saat ini, teknologi-teknologi terbaru memberikan banyak alternatif bagi kerajinan tradisional Jepangmelalui dyeing (pencelupan), weaving (pengeritingan) dan sewing (menjahit). Saya menempatkan textile printing(Atau: pencetakan tekstil)Epson pada urutan teratas untuk teknologi ini”

Bekerja dengan standard yang tepat, Epson menghabiskan empat minggu untuk membuat kembali desain-desain dengan tinta Genesta khusus pada sistim textile printing (Atau: Pencetakan tekstil)Monna Lisa yang dikembangkan oleh Epson-dimiliki oleh Robustelli Italy dan printer textile seri Epson SureColor SC-F7170 dan SurePress FP-30160.

Pada bulan February tahun ini, Epson mempersembahkan acara Digital Couturenya yang kedua dimana sebelumnya didahului oleh Fashion Week di New York, menampilkan banyak koleksi dari 11desainer dari North dan Latin America yang menggunakan solusi printing Epson SureColor F-Series dye sublimation state-of-the-art. Pada akhir November di Taiwan, Epson berkolaborasi dengan desainer Isabelle Wen untuk meluncurkan koleksi terbaru couture clothing, yang dicetak menggunakan Epson digital textile printing (atau: Pencetakan tekstil digital) dengan teknologi PrecisionCore.

Di wilayah Asia Tenggara, secara internasional kami menobatkan desainer Avel Bacudio dari Filipina, yang berkolaborasi dengan Epson pada koleksi sebagai penghormatan untuk keindahan Filipin tahun lalu. Dia menceritakan pengalaman mencetak dengan printer digital, “Digital print benar-benar membuat perbedaan; saya tidak lagi terganggu dengan keterbatasan fisik. Saya dapat melakukan banyak hal untuk mengekspresikan diri saya melalui banyak cara.”

Mempermudah segala kemungkinan dalam produksi

Berbagai peningkatan kualitas menjadi kunci bagi adopsi secara luas dari teknologi digital textile printing (atau: Pencetakan tekstil digital) dalam industri fesyen. Peningkatan tambahan pada printer dan tinta menuntun kita kepada hasil cetak tahan lama yang kita lihat saat ini. Dari sudut pandang produksi, digital textile printing (atau: Pencetakan tekstil digital) selalu lebih murah daripada sablon dan hal tersebut memudahkan turn-round lebih cepat, apakah memungkinkan toko untuk menyenangkan para pelanggan mereka dengan desain yang dibuat dalam waktu singkat dengan tidak terlalu tergantung dengan musim tradisional, atau memenuhi satu dari pesanan selebriti dengan tenggat waktu yang tidak memungkinkan.

Untuk manufaktur, digital textile printing (atau: Pencetakan tekstil digital) membawa kesempatan dan kecerdasan dalam berbisnis, memungkinkan produksi lintas segmen untuk memenuhi kebutuhan pasar – dari apparel, furnishing dan aksesori, untuk menyediakan preview contoh cetakan sebelum sebuah merek memproduksi secara massal. Saat ini setiap harinya manufaktur dapat memproduksi pakaian jadi bersama dengan high-end fesyen dengan jumlah terbatas; dari interior furnishing seperti tirai dan sarung sova, hingga aksesori seperti tote bag dan sepatu. Kemungkinan produksi hanya dibatasi oleh imajinasi dari desainer.

Epson berkomitmen untuk memperkuat kehadirannya pada textile printing (atau: Pencetakan tekstil) dan bertujuan untuk menyediakan produk dan layanan yang mengejutkan dan menyenangkan para pelanggan di pasaran. Pengembangan teknologi dye sublimation membantu para desainer untuk menciptakan pola tekstil tersendiri sesuai dengan desain yang mereka mau, ketika mereka membutuhkan hal tersebut dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Rangkaian printer textile untuk industri menawarkan maksimum fleksibilitas untuk produk customised sesuai permintaan – dari fesyen –fesyen menakjubkan hingga dekorasi interior kreatif.

Dari pandangan produser, keterjangkauan adalah penting; printer digital textile Epson dengan biaya rendah dan performa optimal dengan pengembangan teknologi dalam mencapai visi desainer, membantu para desainer membawa desain mereka menjadi komersial yang membawa perubahan pada dunia fesyen.

Key Features include:


  • Rangkaian printer dye-sublimation Epson didesain bagi berbagai skala variasi dari produksi dengan menggunakan proses transfer – mencetak pada kertas, yang dapat ditransfer ke kain. Printer besar SC-F9270 dan SC-F7270 untuk produksi 44-inch dan 64-inch roll-to-roll sangat cocok untuk produksi volume sedang hingga tinggi, sedangkan SC-F6270 untuk skala produksi lebih kecil. Semua model menggunakan tinta Epson UltraChrome, yang menghasilkan vibrant warna dan warna hitam pekat.
  • Printhead Epson PrecisionCore Thim Film Piezo memberikan kecepatan tinggi.
  • Produktifitas dengan presisi dot yang superior mengontrol teknologi untuk cetak foto berkualitas dan akurasi, pada kecepatan hingga 100sqm per jam.
  • Maksimum fleksibilitas – untuk barang fesyen menakjubkan, pakaian olahraga, dekorasi interior kreatid, kain lapisan dan soft signage.
  • Personalisasi produk – memaksimalkan kemampuan produksi dengan fleksibilitas luas, produk customised sesuai permintaan.
  • Ketahanan istimewa terhadap abrasi, light dan wash-fastness menjaga tekstile tetap terlihat bagus untuk jangka panjang.
  • Biaya produksi rendah – biaya pemeliharaan rendah, mengoptimalkan tinta dan memudahkan operasi yang berarti biaya operasional dan staff rendah.
  • Mengoptimalkan performa – setiap komponen didesain dan diproduksi untuk kualitas dan keandalan sempurna, hari demi hari.

Tentang Epson

Epson sebagai pemimpin dunia untuk teknologi yang didedikasikan untuk saling menghubungkan manusia, benda dan informasi dengan teknologi yang efisien, compact dan presisi. Dengan jajaran produk dari printer inkjet dan sistem cetak digital hingga projektor 3LCD, kacamata pintar, sistem sensing perasa dan industri robot, Epson fokus untuk menggerakkan inovasi dan melampaui harapan pelanggan untuk inkjet, komunikasi visual, wearable dan robotik.

Dipimpin oleh Seiko Epson Corporation Jepang, Epson Group memiliki 69,000 pekerja di 90 perusahaan diseluruh dunia dan bangga atas kontribusi yang berkelanjutan untuk lingkungan global dan masyarakat tempat Epson beroperasi. http://global.epson.com

Tentang Epson Asia Tenggara

Sejak tahun 1982, Epson telah membangun kehadiran yang kuat di pasar utama di Asia Tenggara. Dipimpin oleh kantor pusat regional, Epson Singapore Pte Ltd., Epson Asia Tenggara meliputi jaringan yang luas dari 10 negara, dan bertanggung jawab untuk memberikan dan mendukung produk-produk digital imaging yang mutakhir kepada pasar bisnis dan konsumen melalui infrastruktur yang komprehensif meliputi 360 pusat purna jual, 10 Epson Solution Centers dan 8 pusat manufaktur. http://www.epson.com.sg.

Tentang Epson Indonesia

PT Epson Indonesia berdiri pada bulan Oktober 2000 sebagai perwakilan penjualan dan pemasaran di Indonesia. PT Epson Indonesia beroperasi di bawah kendali kantor regional Epson Singapore, Pte. Ltd. Saat ini, PT Epson Indonesia yang bertempat di Jakarta telah memiliki 22 lokasi purnajual (5 Epson Sales & Service dan 17 Epson Service Center) di 22 kota besar di Indonesia: Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Pontianak, Pekanbaru, Palembang, Samarinda, Jember, Manado, Cirebon, Purwokerto, Madiun, Bogor, Cikarang, Serang, Bali dan Banjarmasin. Dengan didukung oleh distributor-distributor yang berpengalaman dan jaringan dealer yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia, PT Epson Indonesia telah mampu memperluas penjualan ke seluruh pelosok Indonesia. PT. Epson Indonesia kini memasarkan produk printer SIDM (Dot Matrix), Inkjet, Laser, LFP termasuk consumablesnya, dan produk-produk lain seperti scanner, dan projektor LCD. Silakan kunjungi situs kami www.epson.co.id.

Informasi lebih lanjut: Sdr. Nolly Dhanurendra
Head of Marcomm & Public Relations

Marketing Department

PT Epson Indonesia

+6221 5723161 ext. 1632

Nolly.d@ein.epson.co.id

Sdri. Lizza Semestany (Zy)
Public Relations

Marketing Department

PT Epson Indonesia

+6221 5723161 ext.1041

lizza.s@ein.epson.co.id

Komentar (0)

Tambahkan komentar

Komentar

By submitting the comment you agree that your personal data will be processed according to Mynewsdesk's Privacy Policy.