Ikuti Epson Indonesia

Produk Epson Dirancang Lebih Ramah Lingkungan untuk Operasi Bisnis yang Berkelanjutan

Kiriman blog   •   Feb 01, 2021 13:00 WIB

Jakarta, 21 Januari 2021 – Selama beberapa dekade terakhir, kami telah melihat beberapa pilihan perkembangan produk yang diproduksi oleh suatu perusahaan yang bertujuan untuk sistem keberlanjutan di dalam model bisnis mereka. Beberapa perusahaan paling sukses dan berkembang sangat cepat di dunia telah mengadopsi kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen untuk bekerja membantu dan mencari solusi untuk beberapa masalah yang paling mendesak di masyarakat, sehingga tujuan dan sistem keberlanjutan menjadi ciri khas bisnis sukses yang dihormati.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumen bersedia mengubah kebiasaan konsumsi untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Faktanya, kaum milenial dan GenZ secara khusus bersedia membayar lebih untuk produk yang mengandung bahan berkelanjutan atau produk yang memiliki tanggung jawab sosial.

Profesor Harvard Business School, Rebecca Henderson menjelaskan secara sederhana dalam kursus online mengenai Strategi Bisnis Berkelanjutan, “Melakukan dengan baik dan berbuat baik adalah dua hal yang saling terkait, dan strategi bisnis yang sukses mencakup keduanya”.

Mampu mengomunikasikan bahwa perusahaan Anda melakukan kebaikan untuk dunia adalah keunggulan kompetitif menarik dan membuat karyawan bertahan di perusahaan, membantu melindungi dari masalah, dan menciptakan kepercayaan sehingga orang akan memilih layanan dan produk Anda daripada orang lain.

Epson memiliki visi ke depan, sejak awal perusahaan ini dibangun sebagai produsen jam tangan di tahun 1940-an. Dengan memegang teguh kata kunci yaitu "integritas dan upaya", dan juga terinspirasi dari karakter pendiri Epson, Hisao Yamazaki, dorongan untuk selalu berinovasi, kreatif dan kemauan untuk menghadapi tantangan, serta komitmen kuat untuk melestarikan lingkungan lokal dan global di seluruh organisasi yang berkembang. Dimulai dengan janji untuk menjaga kebersihan Danau Suwa di prefektur Nagano, Epson kemudian menjadi perusahaan pertama di dunia yang menyatakan bahwa mereka akan menghilangkan CFC yang merusak ozon dari operasinya di tahun 1993. Epson bergabung dengan United Nations Global Compact pada tahun 2004, dan kemudian mendeklarasikan komitmen untuk berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).

Produk-produk dirancang lebih baik untuk lingkungan

Di seluruh bisnis Epson, saat ini terus memanfaatkan teknologi yang efisien, ringkas, dan presisi untuk mendorong inovasi yang akan menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih baik. Faktanya, Epson telah mengambil satu langkah lebih jauh untuk komitmen keberlanjutan untuk memastikan bahwa setiap generasi baru produk inti selalu lebih baik bagi lingkungan.


Mulai dari konsep hingga tahap akhir di seluruh rangkaian produk lengkap, produk dirancang agar lebih ramah lingkungan dengan menghilangkan zat berbahaya. Anda akan melihat ini dalam 'teknologi bebas panas' yang digunakan oleh printer Epson, untuk menghilangkan panas dari proses pencetakan, sehingga konsumsi listrik jauh lebih sedikit dibandingkan dengan printer laser. Anda juga akan melihat ini dalam tangki tinta berkapasitas tinggi yang secara signifikan mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Kami berkomitmen untuk mengubah cara kerja bisnis dan mendorong ekonomi sirkular,” jelas Siew Jin Kiat, Direktur Senior Pemasaran Regional Epson SEA. “Dalam lingkungan kantor, kami merancang produk pencetakan inkjet dengan menawarkan lingkungan pencetakan yang lebih hemat biaya dan lebih baik bagi lingkungan. Printer kami saat ini menawarkan biaya pencetakan rata-rata sepersepuluh, menggunakan konsumsi daya rata-rata sepersepuluh, dan dapat mencetak 100 halaman per menit. Di masa mendatang, kami akan dapat menyediakan siklus daur ulang kertas berbasis kantor menggunakan teknologi serat kering bebas air yang dapat membuat kertas baru dari kertas fotokopi bekas di tempat.”

Lab kertas revolusioner Epson adalah sistem pembuatan kertas berbasis kantor pertama yang akan mengurangi limbah lingkungan kantor dengan mendaur ulang kertas bekas yang menggunakan 60% lebih sedikit air dalam prosesnya.

Untuk di lantai pabrik, produk yang dikembangkan oleh tim Epson berdasarkan respon para pelanggan yang memungkinkan produktivitas menjadi lebih baik, efisien, dan berdampak lingkungan lebih rendah. Solusi robotika Epson yang andal dan otomatis dalam proses di industri padat karya membuat karyawan dapat menngurangi kondisi jam kerja yang panjang. Sistem inkjet Piezoelektrik pada printer tekstil digital juga mendorong pergeseran teknologi dari analog, membantu produsen tekstil memangkas bahan limbah hingga 95%, memungkinkan perputaran lebih cepat dan fleksibel untuk menjalankan pekerjaan jangka pendek pada berbagai bahan.

Tujuan kerja tim dan aktivitas yang kami mulai


Keinginan untuk menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih baik ini dianut dan terbukti dalam etos kerja Epson yang mencakup keinginan untuk membangun tujuan dan keberlanjutan "ke dalam detail", inovasi dan "keseharian". Tidak ada tempat yang lebih nyata selain di kantor baru dan pusat solusi Epson di mana produknya sendiri digunakan untuk mendukung tempat kerja hybrid sekaligus mengurangi konsumsi daya, limbah, dan menjaga lingkungan. Ruang kerja dirancang agar lebih hemat energi dengan tata letak yang memungkinkan sumber daya dibagikan dengan lebih baik, memungkinkan kolaborasi antar tim yang dapat menghasilkan karya terbaik.

Di mana pun mereka berada, tim Epson bekerja untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap perubahan iklim perusahaan global dan advokasi masalah sosial yang memperjuangkan hak asasi manusia, tindakan lingkungan, keragaman tenaga kerja, dan sumber berkelanjutan dalam manajemen rantai pasokan. Di Indonesia, misalnya, Epson meluncurkan inisiatif yang mendorong siswa muda untuk memimpin dalam mengelola sampah melalui '3 R': kurangi, gunakan kembali, dan daur ulang.

Di Filipina, bermitra dengan proyek 'Juan Bottle at a Time' dari Rotaract Club, Epson berbagi dasar-dasar pengelolaan limbah yang tepat dan pembuatan batu bata ramah lingkungan dengan komunitas pemuda Santa Ana, Manila. Kantor Filipina juga bermitra dengan Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam setempat dan cabang mudanya, GREENducation Philippines, untuk sebuah kompetisi film yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang lingkungan hidup. Di Thailand, Epson bekerja dengan Better Thailand Foundation, untuk mendorong anak-anak yang kurang mampu dan cacat untuk menemukan penghargaan diri melalui seni.


Menurut Siew Jin Kiat: “Misi kami adalah membangun kepercayaan pemangku kepentingan saat tumbuh dan berkembang dengan masyarakat dan membantu menciptakan dunia yang lebih baik. Selaras dengan visi kami tentang masa depan yang berkelanjutan, kami berdedikasi untuk meletakkan dasar bagi masyarakat rendah karbon dan akan terus melakukan perjalanan untuk terus mendidik publik dan melibatkan kaum muda untuk dampak jangka panjang.”